Asertivitas Kepuasan Pernikahan Perspektif Al-Qur’an Surah Ali-Imron Ayat 36
Abstract
Abstract
There are still many cases of domestic violence that start from misunderstandings that lead to an affair or even divorce is proof that the communication that is built in them is still lacking. So that one of the solutions that can be adopted is to apply assertive behavior. Seeing the importance of assertive behavior, it needs to be seen from the perspective of the Qur'an so that it becomes the basis for implementing it. The research method used islibrary reseacrh by collecting information along with data in documents, books, journals, articles and so on. The results of this study indicate that marriage requires assertiveness towards a partner. This needs to be done to understand each other and help to obtain mutually beneficial agreements with partners.
Keywords: Assertivity, Marriage, Surah ali-'imron
Abstrak
Masih maraknya kasus kekerasan rumah dalam tangga yang berawal dari adanya kesalahpahaman sehingga berujung pada perselingkuhan atau bahkan perceraian menjadi bukti bahwa komunikasi yang dibangun didalamnya masih kurang. Sehingga solusi yang dapat diadopsi salah satunya ialah dengan menerapkan perilaku asertif. Melihat pentingnya perilaku asertif maka perlu dilihat dari perspektif Al-Qur’an agar menjadi landasan dalam menerapkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah library reseacrh dengan mengumpulkan informasi beserta data dalam dokumen, buku, jurnal, artikel dan lain sebagainya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pernikahan membutuhkan sifat asertif kepada pasangan. Hal tersebut perlu dilakukan untuk saling memahami dan membantu untuk memperoleh kesepakatan yang saling menguntungkan terhadap pasangan.
Kata Kunci: Asertivitas, Pernikahan, Surah Ali-‘Imron
References
Aisyah, . A. “Perkawinan Dalam Perspektif Filosofis Hukum Islam.” Jurnal Crepido 2 (2) (2020).
Akhmad A, . Tafsif Pendidikan Islam. Disunting oleh AMP Press10. Jakarta, 2014.
Bachtiar Surin. Al-Kanz. Disunting oleh Titian Ilmu. Bandung, 2012.
Budiyono, Alief. “Sikap Asertif dan Peran Keluarga Terhadap Anak.” KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 6, no. No. 1 (Juni 2012).
Dwi S, . “Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal dan Asertivitas Terhadap Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja.” Psikoborneo 4 (4) (2016): 456–63.
Fithri, . L. “Layanan Bimbingan Pra Nikah dalam Membentuk Kesiapan Mental Calon Pengantin.” Irsyad 6 (2) (2018).
H., T, Wilson. Sex and Gender, Making Cultural Sense of Civilization. Disunting oleh EJ. Brill. Leiden, New York, 1989.
Haifa, . A. Jawad. Otentisitas Hak-Hak Perempuan: Perspektif Islam atas Kesetaraan Gender. Disunting oleh Fajar Pustaka Baru. Yogyakarta, 2002.
Harahap, Nursapia. “Penelitian Kepustakaan.” Jurnal Iqra’ Vol. 08, no. No. 01 (t.t.): 68–73.
Hikmat, . B. At-Tafsir Al-Muyassar. Disunting oleh An-Naba’. Solo, 2013.
Indhit T, . “Gambaran Agresivitas Perilaku Seksual Remaja Putra SMA di Jakarta Selatan.” Wacana Kesehatan 1 (1) (2015): 1–49.
Kuraedah, St. “Nikah dalam Perspektif Al-Qur’an.” Jurnal IAIN Kendari Dosen Juru (t.t.).
Lestari, . S. Psikologi Keluarga (penanaman nilai dan penanganan konflik dalam keluarga). Disunting oleh Prenadamedia Group. Jakarta, 2016.
Monang. “Tafsir Surah Ali Imran 36 Al-Quran Kemenang Online.” 07 Mei, 2013. https://tafsirkemenag.blogspot.com/2013/05/tafsir-surah-ali-imran-36.html.
Muhammad, . I. Psikologi Pernikahan. Disunting oleh Gema Insani. Depok, 2019.
Muhammad, . S. “Konsep Keluarga Sakinah Mawadah Warahmah Surat Ar Rum Ayat 21 (Studi Perbandingan Tfasir Ibnu Katsir dengan Tafsir At-Thabari.” Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 2019.
Muhammad Nasib, . QA. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1. Disunting oleh Riyadh Cet. Baru Maktabah Ma’arif. Jakarta, 2012.
Natasya A,. et al, . “Hubungan Antara Asertivitas Dan Kepuasan Pernikahan Pada Dewasa Awal di Kota Jakarta Selatan.” Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Psikologi dan Ilmu Humaniora (SENAPIH 2022) 21 Mei 202 (2022).
Ni Made A,. K dan Putu N, . W. “Asertivitas Mahasiswa Organitoris Ditinjau Dari Kecerdasan Emosional Dan Jenis Kelamin.” Jurnal Psikologi Udayana 9 (1) (2022).
Olson, D. H,. J., & Skogrand, L. Marriages and Families: Intimacy, Diversity and Strengh (7th edition). Disunting oleh The McGrawHill Companies. New York, 2010.
Rahima, . Z. “Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Adat Minangkabau.” Jurnal Ilmiah Kajian Gender, t.t., 39–52.
Robert,. A & Michael E, . Your Perfect Right Assetiveness and Equality in Your Life and Relationship. Disunting oleh Impact Publisher. Canada, 2017.
Safira, . S. “Kesetaraan Gender dalam Perspektif Al-Qur’an dan Implikasinya Terhadap Hukum Islam.” Al-Ulum 13 (2) (2013).
Salin A, . “Perilaku Asertif Generasi Milenial Dalam Prespektif Psikologi Islam.” JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health 1 (1) (2020): 18–27.
Sholichah, Aas Siti. “Pendidikan Asertif Gender dalam Perspektif Al-Qur’an.” Tesis, Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an, 2016.
Tafsir ath Thabari. Ibnu Jarir at Thabari. Disunting oleh Dar al Hadist. Jilid 6. Kairo, 2010.
TafsirQu. “Surat Ali ’Imran Ayat 36.” 01 April, 2020. https://tafsirq.com/3-ali-imran/ayat-36.
Tri, . W. “Pengaruh Komunikasi Asertif Terhadap Pengelolaan Konflik.” Widya Cipta 9 (1) (2017).
Wahbah az-Zuhaili. Tafsir Al-Wasith. Disunting oleh Gema Insani. Jakarta, 2012.
Winceh dan Muh. Muads. “Tafsir QS. An-Nur:32 Tentang Anjuran Mennikah (Studi Analisis Hermeneutika Ma’na Cum Maghza).” Al-Dzikra 14 (2) (2020).



