Tren Hijrah: Antara Fenomena Sosial dan Teologis Perspektif Muhammed Arkoun

  • Firmansyah Firmansyah UINSA Surabaya

Abstract

Tren hijrah yang hadir belakangan ini menampilkan dirinya sebagai antitesa dari tawaran modernitas, yang dianggap sebagai racun generasi muda. Tren hijrah muncul dan mewarnai generasi milenial tentunya menjadi sebuah fenemona sosial sekaligus teologis, oleh karena itu menjadi lokus penelitian ini adalah konsekuensi-konsekuensi yang lahir dari tren hijrah. Metode dipenelitian yang digunakan ialah diskriptif kualitatif. Adapun hasil dari atau temuan yang diperoleh dari penelitian ini yakni; keniscayaan pertarungan tren akan terus berlanjut, bergantung pada issu apa yang masif dalam pembicaraan media sosial, kemudian secara khusus dalam gerakan hijrah dilihat dari sudut teologis Arkoun, terdapat tiga lapisan yang menutup akal hingga cenderung merasa puas dengan kebenaran sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abror, Robby H. “Kritik Epistemologi Mohammed Arkoun” dalam Seri Pemikiran Tokoh Epistemologi Kiri, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2015.
Addini, Agnia. “Fenomena Gerakan Hijrah di Kalangan Pemuda Muslim Sebagai Mode Sosial” Journal Of Islamic Civilization Vol. 1, No. 2, Oktober 2019.
Al-Mubarakfuri, Syaifurahman. Sirah Nabawiyah; sejarah Nabi Muhammad, Jakarta Timur: Ummul Qura, 2017.
Bertens, K. Sejarah Filsafat Kontemporer, Jerman dan Inggris, Jakarta: Gramedia, 2013.
Durkheim, Emile. The Elemnetary Forms of The Regilious Life, (Jogjakarta: IRCiSod, 2011.
Fatoni, Uwes dan Annisa nafisah Rais, “Pengelolaan Kesan Da’i dalam kegiatan Dakwah pemuda Hijrah” Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, Vol. 12, No. 02, Desember 2018.
Foucault, Michel Arkeologi Pengetahuan, Jogjakarta: IRCiSoD, 2012.
Giddens, Anthony. Teori Strukturasi dasar-dasar Pembentukan Struktur Sosial Masyarakat, Yogyakarta: Puataka Pelajar, 2016.
http://kumparan.com/kumparanhits/arie-untung-hijrah-fest-jadi-luapan-milenial-yang-tengah-berhijrah-1r6Nkoy5mlQ; diakses pada 14 januari 2021.
http://www.instagram.com/p/CI4KTjhnpgW/?igshid=1f95rkkaoh3cc; diakses tanggal 14 januari 2021.
https://id.wikipedia.org/wiki/Wright_bersaudara; diakases pada 14 Januari 2021.
https://mojokco/auk/ulasan/pojokan/hijrah-fest-dan-mahalnya-biaya-untuk-berhijrah/; diakses pada 19 januari 2021.
https://tirto.id/demo-4-november-jadi-tekanan-proses-hukum-ahok-b2BC; diakses pada 18 januari 2021
https://tirto.id/update-berita-aksi-212-b6xP; diakses pada 18 Januari 2021.
https://youtu.be/RS_ibSQaizM; diakses pada 19 Januari 2021
Hudaeri, M. “Agama dan tantangan Manusia Kontemorer” Al Qalam Vol. 23, No. 2, 2006.
Husni, H. (2018). The Challenges of Religious Education in Indonesia and the Future Perspectives. Religious Studies: An International Journal, 4(2). Retrieved from https://fssh-journal.org/index.php/jrs/article/view/12
Husni, H., & Setiawan, I. (2018). Hermeneutics Paradigm in Religious Research. Religious Studies: An International Journal, 6(2). Retrieved from https://fssh-journal.org/index.php/jrs/article/view/29
Ismail, Muhammad Taufik dan Zaenal Abidin. “Kontektualisasi Hijrah sebagai Titik Tolak Pembaharuan Pendidikan” Shuhuf, Vol. 29, No. 1, Mei 2017.
Jamhari, “Kritik Nalar Islam sebagai Metode Ijtihad: Membahas Pemikiran Muhammed Arkoun”, JIA Th XIV, No. 1, juni 2013.
Joas, Hans. “Interaksionisme Simbolik” dalam Social Theory Today; Panduan sistematis Tradisi dan Tren terdepan Teori Sosial, ed. Anthony Giddens dan Jonathan Turner, Yogyakarta: Puataka Pelajar, 2015.
Kattsoff, Louis O. Pengantar Filsafat, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2004.
Misbahuddin, “Problematika cara Memahami hadis akhir zaman dalam pandangan Ahl al-sunnah wa al-jama’ah” Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 4, No. 2, 2018
Muthahari, Murtadha. Filsafat materialisme, Kritik Filsafat Islam tentang Tuhan, Sejarah dan Konsep tentang Sosial Politik, Yogyakarta: Rausyanfikr Institut, 2016.
Permata, Intan. Pengantar Antropologi, Yogyakarta: Puataka Pelajar, 2017.
Poesprodjo, Hermeneutika, Bandung: Pustaka Setia, 2004.
Russell, Bertrand. Sejarah Filsafat Barat; kaitannya dengan kondisi sosio-politik zaman kuno hingga sekarang, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.
Shadr, Muhammad Baqir. Falsafatuna: Materi, Filsafat, dan Tuhan dalam Filsafat Barat dan Rasionalisme Agama, Yogyakarta: JAKFI, 2015.
Sugiharto, Bambang. “Iman Tampa Nalar, Bunuh Diri Nalar Tampa Iman, Delusi” Jurnal Filsafat, Arete 1 (2), 2013.
Sugiharto, Bambang. Kebudayaan dan Kondisi Post-Tradisi, Yogyakarta: Kanisius, 2019
Syafi’i, Ahmad. “Arkoun dan kritik Nalar Islam” Al-Adabiya, Vol. 10, No. 2, Desember, 2015.
Syariati, Ali. Agama versus Agama, Bandung: Puataka Hidayah, 1994.
Watimena, Reza A. A. “Mengyingkap kondrat Hewani Manusia (Manusia dan fenomena kekerasan Massa Menurut Elias Canetti)” Jurnal Filsafat Vol. 21, No. 3, Desember 2011.
Zuhdi, Asiqin. “Historisitas dalam Kajian Islam perspektif Ijtihad Muhammed Arkoun” dalam Studi Islam Perspektif Insider/outsder, ed. Syafiq A. Mughni, Jogjakarta: IRCiSoD, 2013.
Published
2021-07-15
How to Cite
FIRMANSYAH, Firmansyah. Tren Hijrah: Antara Fenomena Sosial dan Teologis Perspektif Muhammed Arkoun. TAJDID, [S.l.], v. 28, n. 1, p. 33-52, july 2021. ISSN 2621-8259. Available at: <https://www.riset-iaid.net/index.php/tajdid/article/view/549>. Date accessed: 22 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.36667/tajdid.v28i1.549.